Sat. Aug 29th, 2026
YBM PLN UID Kalbar menyalurkan bantuan air bersih kepada Panti Asuhan Hidayatul Muslimin 1, Jalan Parit Sembin, Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, sebagai wujud kepedulian dan komitmen PLN untuk hadir memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.(FOTO/DOK/PLN)

energikita.id — Di tengah kondisi kemarau yang berdampak pada keterbatasan akses air bersih di sejumlah wilayah, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Barat (UID Kalbar) hadir membantu masyarakat melalui penyaluran 64.000 liter air bersih.

Bantuan yang disalurkan pada 24 Agustus 2026 tersebut menjangkau masyarakat dan sejumlah lembaga sosial di 10 lokasi di Kalimantan Barat, meliputi masyarakat Desa Rantau Panjang, Kabupaten Kayong Utara; masyarakat Parit H. Mukhsin, Kabupaten Kubu Raya, serta sejumlah pondok pesantren dan panti asuhan di Kabupaten Kubu Raya dan Kota Pontianak.

Penyaluran air bersih tersebut menjadi bagian dari komitmen YBM PLN dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, sekaligus memastikan zakat yang dihimpun dari pegawai muslim PLN dapat memberikan manfaat secara langsung dan tepat sasaran.

Ketua YBM PLN UID Kalbar, Mukhlis Zarkasih, mengatakan program bantuan air bersih merupakan salah satu bentuk kepedulian YBM PLN terhadap masyarakat yang membutuhkan.

“Bantuan ini bersumber dari zakat pegawai muslim PLN. Insyaallah, zakat ini menjadi jembatan kebaikan yang menghadirkan manfaat bagi para penerima sekaligus menjadi amal jariyah yang terus mengalir bagi para muzaki,” ujar Mukhlis.

Menurut Mukhlis, YBM PLN terus berupaya mengoptimalkan penyaluran zakat melalui program yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. Selain bantuan air bersih, zakat yang dihimpun juga disalurkan melalui berbagai program sosial, kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Kami ingin memastikan zakat yang dititipkan melalui YBM dapat memberikan manfaat yang nyata. Ketika masyarakat membutuhkan air bersih, maka kami berupaya hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut,” katanya.

Salah satu penerima manfaat, Pengasuh Panti Asuhan Hidayatullah, Ustadz Arief, menyampaikan apresiasi atas bantuan air bersih yang diberikan YBM PLN UID Kalbar. Menurutnya, ketersediaan air bersih sangat penting untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari anak-anak di panti asuhan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada YBM PLN atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Air bersih sangat dibutuhkan untuk berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari minum, memasak, hingga kebutuhan kebersihan anak-anak di panti,” ujar Arief.

Ia juga menyampaikan doa bagi para muzaki yang telah menunaikan zakat melalui YBM PLN.

“Semoga seluruh amal baik para muzaki dibalas dengan keberkahan oleh Allah SWT dan menjadi manfaat yang terus mengalir bagi masyarakat,” tuturnya.

General Manager PLN UID Kalimantan Barat, Maria G.I. Gunawan, mengatakan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi masyarakat. Karena itu, PLN melalui YBM berupaya mengambil peran dalam membantu masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses air bersih.

“Melalui YBM PLN UID Kalbar, kami berupaya hadir membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan akses air bersih. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan warga dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima,” ujar Maria.

Maria menegaskan, kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian dari komitmen PLN untuk terus menghadirkan manfaat di tengah masyarakat. Melalui YBM, kontribusi dan kepedulian pegawai PLN diwujudkan dalam berbagai program yang menyasar kebutuhan masyarakat secara langsung.

Penyaluran 64.000 liter air bersih di 10 lokasi ini sekaligus menjadi wujud nyata bahwa zakat yang dihimpun dari pegawai PLN dapat dikonversi menjadi manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

YBM PLN UID Kalbar berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengelolaan dan penyaluran zakat secara tepat sasaran, sehingga menjadi bagian dari energi kebaikan yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Kalimantan Barat.(*)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *