Fri. May 15th, 2026
Manager ULP Sambas, Rio Pratama (pertama kiri), Asman Niaga dan Pemasaran, Wahyu Hidayat (tengah) dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sambas, Apriadi, S.P., M.M., (pertama kanan) berfoto bersama sesaat setelah pertemuan koordinasi strategis Program Electrifying Agriculture untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung modernisasi sektor pertanian melalui pemanfaatan energi listrik di Kabupaten Sambas.(FOTO/DOK/PLN)

energikita.id — PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Singkawang bersama Pemerintah Kabupaten Sambas memperkuat sinergi percepatan program _Electrifying Agriculture_ sebagai bagian dari upaya mendorong transformasi pertanian modern yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui koordinasi strategis antara PLN UP3 Singkawang dan Dinas Pertanian Kabupaten Sambas terkait rencana Perjanjian Kerja Sama (PKS) pemanfaatan energi listrik untuk mendukung sektor pertanian produktif di Kabupaten Sambas.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Sambas pada Senin (11/5) menjadi langkah awal penguatan kolaborasi dalam pemanfaatan energi listrik untuk berbagai kebutuhan pertanian, mulai dari pompanisasi, pengolahan hasil panen, hingga pengembangan sarana produksi pertanian yang lebih modern dan efisien.

Sebagai salah satu daerah penopang ketahanan pangan di Kalimantan Barat, Kabupaten Sambas memiliki potensi besar dalam pengembangan pertanian berbasis teknologi dan energi yang andal. Melalui program _Electrifying Agriculture_, PLN menghadirkan solusi kelistrikan yang mendukung peningkatan produktivitas usaha tani sekaligus mendorong terciptanya ekosistem pertanian yang lebih maju dan berdaya saing.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sambas, Apriadi, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah kolaboratif yang diinisiasi PLN dalam mendukung modernisasi sektor pertanian di daerah.

“Kami menyambut baik rencana kolaborasi bersama PLN dalam penguatan elektrifikasi sektor pertanian di Kabupaten Sambas. Pemanfaatan energi listrik untuk kegiatan pompanisasi maupun pengolahan hasil pertanian diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional, mendukung produktivitas petani, serta mendorong pertanian yang lebih modern dan berkelanjutan,” ujarnya.

Manager PLN UP3 Singkawang, Made Hary Palguna, menegaskan bahwa PLN terus berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan yang tidak hanya andal, tetapi juga mampu menjadi penggerak pertumbuhan sektor produktif masyarakat.

“PLN UP3 Singkawang siap mendukung transformasi pertanian modern melalui pemanfaatan energi listrik yang efisien, andal, dan berkelanjutan. Melalui sinergi bersama Dinas Pertanian Kabupaten Sambas, kami ingin memastikan kebutuhan listrik sektor pertanian dapat terpenuhi secara optimal untuk mendukung pompanisasi, pengolahan hasil pertanian, hingga pengembangan usaha tani yang lebih produktif. Kami berharap kolaborasi ini dapat segera direalisasikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Made.

Sementara itu, General Manager PLN UID Kalimantan Barat, Maria Goretti Indrawati Gunawan, menegaskan bahwa program _Electrifying Agriculture_ merupakan bagian dari strategi PLN dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan pembangunan ekonomi daerah berbasis sektor produktif.

“PLN berkomitmen memperluas pemanfaatan energi listrik pada sektor produktif, termasuk pertanian, sebagai bagian dari transformasi energi nasional. Melalui program _Electrifying Agriculture_, PLN ingin menghadirkan sistem pertanian yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan sehingga mampu meningkatkan produktivitas, daya saing, serta kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi bersama pemerintah daerah menjadi langkah strategis untuk mempercepat elektrifikasi pertanian dan mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan,” ungkap Maria.

Ia menambahkan, penguatan elektrifikasi sektor pertanian diharapkan dapat menjadi katalis pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus membuka peluang pengembangan usaha tani yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Melalui sinergi antara PLN dan Pemerintah Kabupaten Sambas, program _Electrifying Agriculture_ diharapkan mampu memperkuat produktivitas pertanian, meningkatkan nilai tambah sektor pangan, serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan daerah yang berkelanjutan.(*)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *